Satu hal menyenangkan dari menulis cerita anak adalah otak kita dipenuhi dengan anak. Berbagai moral value berputar-putar berebut untuk tampil di dalamnya.
Suatu
hari di kerajaan rimba, Singa sang Raja hutan nampak murung. Ia sedih karena
sudah tiga hari mahkota kebanggaanya hilang. Raja Singa pun memutuskan untuk
mengadakan sayembara pencarian mahkota. Barang siapa yang mampu menemukan
mahkota dan membawanya kembali pada Raja Singa, maka ia akan mendapatkan hadiah
yang sangat besar.
Mendengar berita kehilangan itu,
Semut Kecil juga merasa sedih. Semut Kecil memutuskan untuk membantu Raja Singa
mencari mahkotanya, tanpa mengharapkan hadiah yang akan diberikan Raja. Maka
berangkatlah Semut Kecil menyusuri hutan. Di tengah perjalanan Semut Kecil
bertemu dengan Gajah Besar.
Gajah Besar menyapa Semut Kecil, “Hai Semut Kecil!
Kamu mau pergi ke mana membawa bekal banyak di punggungmu?”
“Aku hendak mencari mahkota Raja Singa yang hilang,
Jah”, jawab Semut Kecil.
“Ahahaha... Apa aku tidak salah dengar? Mana mungkin
kamu bisa menemukan mahkota Raja dengan tubuh kecilmu itu. Akulah yang akan
menemukan mahkota Raja dan mendapatkan hadiahnya”, ejek Gajah Besar lalu pergi
meninggalkan Semut Kecil.
